Tips dan Trik Setting DNS di Cloudflare

Ketika sudah menghubungkan Cloudflare dengan situs web kita, sebagian besar orang akan membiarkan setting-an standar tanpa melakukan kustomisasi lagi. Pada dasarnya settingan standar dari Cloudflare sudah cukup untuk merasakan fitur CDN-nya. Namun pada beberapa orang akan merasakan situs web mereka semakin lambat, hal ini disebabkan kesalahan menerapkan setting Cloudflare. Maka dari itu penulis akan berbagi beberapa tips dan trik setting DNS di Cloudflare.

Setting DNS di Cloudflare

Jika screenshoot di atas diperhatikan, sekilas hanya berbeda sedikit dari pengaturan standar ketika pertama kali menghubungkan Cloudflare. Memang sedikit namun cukup berdampak pada situs web kita, baik secara peforma maupun secara keamanan.

Tips Setting DNS di Cloudflare

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah penambahan record DNS di bagian DNS Management. Ada beberapa poin penting yang cukup krusial dalam meningkatkan peforma dan keamanan dari situs web.

Setting DNS di Cloudflare - DNS Management

Gunakan Record A dan Record AAAA

Poin penting pertama yaitu penggunaan record A dan AAAA. Biasanya record ini ditambahkan otomatis ketika selesai menghubungkan Cloudflare ke situs web. Untuk mendapatkan peforma dan keamanan yang lebih baik, ada baiknya kita menambahkan kedua jenis record ini, record A (IPv4) dan record AAAA (IPv6) pada setting DNS di Cloudflare.

Penambahan record A dan AAAA sekaligus bukan tanpa alasan, ini dikarenakan secara teori IPv6 lebih cepat dan lebih aman daripada IPv4. Walaupun penambahan kecepatan hanya sedikit, hanya beberapa millisecond, namun akan sedikit meningkatkan SEO. Seperti yang kita tahu, pada faktor tertentu, google lebih memilih situs web yang cepat.

Jika menambahkan keduanya, situs web akan melakukan koneksi kepada kedua jenis record tersebut dan jika IPv6 tersedia dan pengunjung situs web support koneksi ke IPv6, maka koneksi akan secara otomatis memilih koneksi dengan IPv6.

Pada beberapa pengujian dari situs web terkenal menunjukan kalau IPv6 sama cepatnya dengan IPv4 atau bahkan sedikit lebih lambat. Perlu diingat bahwa IPv6 belum digunakan secara merata di seluruh dunia. Sehingga IPv6 hanya teroptimisasi di beberapa infrastruktur jaringan di beberapa negara tertentu.

Record A dan record AAAA pada Subdomain

Pada subdomain bisanya orang menggunakan CNAME ke domain utama jika server sama pada setting DNS di Cloudflare, namun ini sebenarnya memperlambat website. Jika menggunakan CNAME, maka ketika pengunjung mengaksesnya, browser akan mencari alamat IP server lalu server merespon bahwa itu CNAME kemudian mengakses alamat IP lagi walaupun alamat IP-nya sama.

Jadi pada dasarnya penggunaan CNAME pada subdomain atau bahkan domain utama akan memperlambat aksesnya. Pada DNS server tertentu, permintaan data ke DNS akan di cache sehingga terasa tidak ada perbedaan yang signifikan. Namun sepertinya ini tidak berlaku di Cloudflare, mungkin karena banyaknya situs web yang menggunakan Cloudflare sehingga cache-nya harus dibersihkan dengan interval yang cepat.

Penulis sendiri ketika menggunakan CNAME pada subdomain, akses ke situs web terasa lebih lambat daripada menggunakan record A dan record AAAA. Setelah tidak menggunakan CNAME, penulis mengecek situs web penulis dan mendapatkan pengurangan TTFB hingga 200 millisecond.

Trik Setting DNS di Cloudflare

Selain beberapa tips, penulis juga ada trik yang bisa dilakukan. Mungkin ada yang penulis lupakan, akan tetapi trik yang penulis ingat mungkin sudah cukup untuk mempermudah melakukan penyetelan DNS di Cloudflare,

CNAME Flattening

Apa itu CNAME Flattening!?. CNAME Flattening adalah fitur untuk memungkinkan server DNS langsung merespon alamat IP tujuan tanpa harus memproses record CNAME itu sendiri. Seperti tips diatas yang penulis berikan, CNAME itu lambat, namun dengan fitur ini keterbatasan itu bisa dihilangkan.

Ada satu hal yang perlu di catat, CNAME Flattening tidak bisa digunakan pada subdomain. Pada Cloudflare yang gratis fitur ini hanya tersedia pada domain utama atau root domain. Dengan melakukan upgrade langganan menjadi berbayar barulah bisa menggunakan fitur ini pada subdomain.

Jika mengaktifkannya juga pada subdomain maka Anda bisa mengabaikan tips menggunakan record A dan record AAAA pada subdomain karena pada dasarnya tujuannya hampir sama.

Setting DNS di Cloudflare - DNS Management (CNAME flattening)

Dikarenakan penulis menggunakan Cloudflare versi gratis, maka penulis hanya menggunakan CNAME Flattening pada domain utama setting DNS di Cloudflare. Penulis memanfaatkan CNAME Flattening pada domain utama lalu mengarahkannya ke subdomain www karena situs web penulis menggunakan www.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *